AKU dan SRK (Debora Christina Br.Tinjak)
Nama : Debora Christina Br.Tinjak
NIM : 02181009
Kelas : Musically
AKU dan SRK
Halo, mohon izin memperkenalkan diri nama saya Debora Christina Br.Tinjak. Saya merupakan mahasiswi program studi Matematika angkatan 2018 Institut Teknologi Kalimantan. Pada artikel ini, saya akan menjelaskan secara singkat mengenai apa itu AKU dan SRK, serta beberapa AKU dan SRK saya selama 4 tahun masa perkuliahan.
AKU ialah singkatan dari ambisi, kenyataan, dan usaha. Dimana ambisi adalah keinginan yang besar untuk menjadi sesuatu atau mencapai sesuatu, kenyataan adalah suatu hal yang nyata atau benar-benar ada, sedangkan usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan yang dilakukan untuk mencapai sesuatu. Jadi dapat disimpulkan bahwa AKU merupakan keinginan yang besar untuk mencapai sesuatu yang nyata atau benar-benar ada dengan mengerahkan berbagai kemampuan yang dimiliki untuk mencapai hal tersebut.
Berikut adalah ambisi, kenyataan, dan usaha saya selama berkuliah di Institut Teknologi Kalimantan:
• Ambisi : Saya memiliki ambisi selama berkuliah di Institut Teknologi Kalimantan yaitu lulus tepat waktu dalam jangka waktu maksimal 4 tahun dengan meraih predikat cum laude, mendapatkan beasiswa dan ikut dalam berbagai perlombaan, menjadi mahasiswa yang aktif baik di dalam kelas mapun dalam berorganisasi.
• Kenyataan : Kenyataannya, saya masih malas dan cenderung suka menunda-nunda waktu untuk mengerjakan tugas saya. Selain itu, saya juga masih menjadi mahasiswa pasif yang masih takut dalam mencoba hal-hal baru, menyampaikan kritik dan saran, serta bergaul dengan orang lain.
• Usaha : Usaha yang saya lakukan adalah dengan belajar 2x lebih giat dari sebelumnya, memanfaatkan setiap waktu yang saya miliki untuk hal-hal yang berguna, mulai membuka diri dan memberanikan diri untuk hal-hal baru, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mengungkapkan pendapat.
SRK ialah singkatan dari sasaran, risiko, dan konsekuensi. Pengertian sasaran sendiri adalah sesuatu yang ingin dituju. Risiko adalah akibat yang kurang menyenangkan dari suatu perbuatan atau tindakan. Konsekuensi adalah dampak yang terjadi jika suatu keputusan tertentu di ambil, dampak ini dapat bersifat positif maupun negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa SRK adalah sesuatu yang ingin dituju, dimana dalam meraih hal yang dituju tersebut akan ada dampak dan akibat yang harus diterima baik itu bersifat positif maupun negatif.
Berikut adalah sasaran, risiko, dan konsekuensi saya selama 4 tahun masa perkuliahan:
Tahun Pertama :
• Sasaran : Lulus semua mata kuliah TPB dan mendapat IP diatas 3,5.
• Risiko : Waktu untuk bersantai berkurang.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya dan kedua orang tua saya akan sangat bahagia. Namun jika tidak tercapai, tentu orang tua saya akan kecewa karena saya harus mengulang mata kuliah TPB yang tidak lulus di tahun selanjutnya.
Tahun Kedua :
• Sasaran : Mendapatkan beasiswa dan aktif dalam organisasi.
• Risiko : Waktu tidur dan bermain berkurang karena harus lebih giat belajar dan mengurus organisasi.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya akan sangat senang karena bisa meringankan beban orang tua dan memiliki pengalaman baru serta dapat meningkatkan kemampuan dalam berorganisasi. Namun jika tidak tercapai, saya pasti akan sedih tetapi setelah itu akan menjadikannya sebagai motivasi untuk lebih semangat dalam mengejar beasiswa dan mendaftar organisasi di tahun berikutnya.
Tahun Ketiga :
• Sasaran : Dapat magang di perusahaan besar serta dapat mengikuti berbagai perlombaan dan menjadi juara.
• Risiko : Waktu istirahat yang berkurang sehingga dapat menurunnya kondisi kesehatan.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya akan sangat bahagia karena dapat memiliki pengalaman magang di perusahaan besar serta dapat menambah pengalaman serta penghargaan yang dapat berguna ketika lulus nanti. Namun jika tidak tercapai, saya akan sedih tetapi saya harus menerimanya dan mulai mempersiapkan diri dengan belajar lebih keras dalam mengasah kemampuan dan wawasan saya agar dapat menjadi juara di perlombaan selanjutnya.
Tahun Keempat :
• Sasaran : Dapat lulus tepat waktu dengan predikat Cum Laude.
• Risiko : Tidak ada waktu luang untuk bersantai dan bermalas-malasan.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya akan merasa puas dan orang tua saya akan sangat bangga, serta nantinya akan mempermudah saya untuk mendapatkan perkerjaan. Namun jika tidak tercapai, saya akan sangat sedih tetapi selanjutnya saya harus bangkit dan berusaha lebih maksimal agar dapat mengejar ketertinggalan saya dan mulai memperbanyak relasi dengan masyarakat luas.
NIM : 02181009
Kelas : Musically
AKU dan SRK
Halo, mohon izin memperkenalkan diri nama saya Debora Christina Br.Tinjak. Saya merupakan mahasiswi program studi Matematika angkatan 2018 Institut Teknologi Kalimantan. Pada artikel ini, saya akan menjelaskan secara singkat mengenai apa itu AKU dan SRK, serta beberapa AKU dan SRK saya selama 4 tahun masa perkuliahan.
AKU ialah singkatan dari ambisi, kenyataan, dan usaha. Dimana ambisi adalah keinginan yang besar untuk menjadi sesuatu atau mencapai sesuatu, kenyataan adalah suatu hal yang nyata atau benar-benar ada, sedangkan usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan yang dilakukan untuk mencapai sesuatu. Jadi dapat disimpulkan bahwa AKU merupakan keinginan yang besar untuk mencapai sesuatu yang nyata atau benar-benar ada dengan mengerahkan berbagai kemampuan yang dimiliki untuk mencapai hal tersebut.
Berikut adalah ambisi, kenyataan, dan usaha saya selama berkuliah di Institut Teknologi Kalimantan:
• Ambisi : Saya memiliki ambisi selama berkuliah di Institut Teknologi Kalimantan yaitu lulus tepat waktu dalam jangka waktu maksimal 4 tahun dengan meraih predikat cum laude, mendapatkan beasiswa dan ikut dalam berbagai perlombaan, menjadi mahasiswa yang aktif baik di dalam kelas mapun dalam berorganisasi.
• Kenyataan : Kenyataannya, saya masih malas dan cenderung suka menunda-nunda waktu untuk mengerjakan tugas saya. Selain itu, saya juga masih menjadi mahasiswa pasif yang masih takut dalam mencoba hal-hal baru, menyampaikan kritik dan saran, serta bergaul dengan orang lain.
• Usaha : Usaha yang saya lakukan adalah dengan belajar 2x lebih giat dari sebelumnya, memanfaatkan setiap waktu yang saya miliki untuk hal-hal yang berguna, mulai membuka diri dan memberanikan diri untuk hal-hal baru, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mengungkapkan pendapat.
SRK ialah singkatan dari sasaran, risiko, dan konsekuensi. Pengertian sasaran sendiri adalah sesuatu yang ingin dituju. Risiko adalah akibat yang kurang menyenangkan dari suatu perbuatan atau tindakan. Konsekuensi adalah dampak yang terjadi jika suatu keputusan tertentu di ambil, dampak ini dapat bersifat positif maupun negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa SRK adalah sesuatu yang ingin dituju, dimana dalam meraih hal yang dituju tersebut akan ada dampak dan akibat yang harus diterima baik itu bersifat positif maupun negatif.
Berikut adalah sasaran, risiko, dan konsekuensi saya selama 4 tahun masa perkuliahan:
Tahun Pertama :
• Sasaran : Lulus semua mata kuliah TPB dan mendapat IP diatas 3,5.
• Risiko : Waktu untuk bersantai berkurang.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya dan kedua orang tua saya akan sangat bahagia. Namun jika tidak tercapai, tentu orang tua saya akan kecewa karena saya harus mengulang mata kuliah TPB yang tidak lulus di tahun selanjutnya.
Tahun Kedua :
• Sasaran : Mendapatkan beasiswa dan aktif dalam organisasi.
• Risiko : Waktu tidur dan bermain berkurang karena harus lebih giat belajar dan mengurus organisasi.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya akan sangat senang karena bisa meringankan beban orang tua dan memiliki pengalaman baru serta dapat meningkatkan kemampuan dalam berorganisasi. Namun jika tidak tercapai, saya pasti akan sedih tetapi setelah itu akan menjadikannya sebagai motivasi untuk lebih semangat dalam mengejar beasiswa dan mendaftar organisasi di tahun berikutnya.
Tahun Ketiga :
• Sasaran : Dapat magang di perusahaan besar serta dapat mengikuti berbagai perlombaan dan menjadi juara.
• Risiko : Waktu istirahat yang berkurang sehingga dapat menurunnya kondisi kesehatan.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya akan sangat bahagia karena dapat memiliki pengalaman magang di perusahaan besar serta dapat menambah pengalaman serta penghargaan yang dapat berguna ketika lulus nanti. Namun jika tidak tercapai, saya akan sedih tetapi saya harus menerimanya dan mulai mempersiapkan diri dengan belajar lebih keras dalam mengasah kemampuan dan wawasan saya agar dapat menjadi juara di perlombaan selanjutnya.
Tahun Keempat :
• Sasaran : Dapat lulus tepat waktu dengan predikat Cum Laude.
• Risiko : Tidak ada waktu luang untuk bersantai dan bermalas-malasan.
• Konsekuensi : Jika sasaran tercapai, saya akan merasa puas dan orang tua saya akan sangat bangga, serta nantinya akan mempermudah saya untuk mendapatkan perkerjaan. Namun jika tidak tercapai, saya akan sangat sedih tetapi selanjutnya saya harus bangkit dan berusaha lebih maksimal agar dapat mengejar ketertinggalan saya dan mulai memperbanyak relasi dengan masyarakat luas.
Comments
Post a Comment