AKU dan SRK (Hanifa Noor Eldiana)
Nama : Hanifa Noor Eldiana
Nim : 06181033
Kelas : Musically
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Perkenalkan nama saya Hanifa Noor Eldiana, biasanya saya dipanggil Hanifa ataupun Nifa, saya lahir pada tanggal 2 September 2000 di kota yang dijuluki sebagai kota minyak yaitu Balikpapan. Setelah saya lulus SMK saya melanjutkan pendidikan di salah satu Institut Negeri yang ada di Kalimantan Timur, tepatnya berada di Balikpapan KM 15 Karang Joang. Saat ini saya sebagai mahasiswa ITK dengan program studi Teknik Material dan Metalurgi angkatan 2018. Pada awal perkuliahan sebagai seorang mahasiswa sangat penting untuk menargetkan apa saja yang ingin dicapai selama menjadi mahasiswa. Untuk itu perlu adanya sebuah target guna sebagai acuan dan tolak ukur apa yang harus dilakukan agar dapat mewujudkannya.
A.K.U
Ambisi, Kenyataan dan Usaha
Setelah saya mengikuti LKMM Pra TD- 4 ITK, saya mendapatkan banyak ilmu baru yang berguna bagi saya sebagai seorang mahasiswa untuk mencapai target kedepan selama masa perkuliahan. Salah satu materi yang mengajarkan suatu konsep rancangan kedepannya disebut A.K.U dan S.R.K. A.K.U merupakan singkatan dari Ambisi, Kenyataan dan Usaha. Ambisi merupakan keinginan besar atau hasrat yang kuat untuk mencapai suatu arah atau tujuan tertentu.. Jika ambisi tersebut telah tercapai, maka ia akan merasakan sebuah efek berupa kepuasan tersendiri pada dirinya, akan tetapi jika ambisi tersebut tidak tercapai maka ia akan merasakan efek negatif berupa kekecewaan. Ambisi yang ingin dicapai harus menyesuaikan dengan kenyataan yang ada. Karena kenyataan merupakan suatu kondisi yang nyata suatu kondisi yang benar-benar ada, baik itu dari faktor lingkungan, keluarga, bahkan individu itu sendiri. Dengan kenyataan, seseorang dapat mengetahui faktor yang dapat mendukung dirinya, maupun faktor yang dapat menghambat dirinya dalam mencapai suatu ambisi. Untuk mencapai suatu ambisi tersebut tentunya harus diiringi dengan usaha. Usaha merupakan tindakan yang dilakukan secara nyata oleh seseorang untuk mencapai suatu target. Sekian pemahaman materi A.K.U yang saya dapatkan ketika LKMM Pra-TD 4 ITK. Maka berikut adalah A.K.U dalam jenjang 4 tahun selama saya berkuliah di ITK:
Ambisi : Lolos PIMNAS 2020, magang di Kementrian Hublu di KM ITK, menjadi Mentri Hublu di KM ITK, menjadi aslab Kimdas, pandai berbahasa inggris, menempuh pendidikan tidak lebih dari 4 tahun, memiliki IPK ≥ 3.7 dan menjadi lulusan terbaik Teknik Material dan Metalurgi.
Kenyataan : Masih menyesuaikan diri dengan cara belajar di kampus, masih adanya rasa malas untuk belajar, belum bisa mengatur waktu dengan baik, dirumah masih asik bermain game daripada mengulang materi, canggung untuk terlibat dalam suatu organisasi, masih kurang aktif dalam berorganisasi, masih kurang mengerti berbahasa inggris
Usaha : Menghilangkan rasa malas untuk belajar, mengurangi waktu untuk bermain game, berusaha lebih aktif bertanya baik kepada dosen maupun teman agar cepat beradaptasi dengan cara mengajar dosen, lebih banyak berlatih dan membiasakan diri untuk aktif dalam berorganisasi, lebih banyak lagi mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kimia, berusaha memilah kegiatan yang penting dan tidak penting, belajar lebih giat lagi, sering berlatih dan terus menambah kosa kata berbahasa inggris sesekali belajar sambil menonton dan mendengar lagu berbahasa inggris
S.R.K
Sasaran, Resiko dan Konsekuensi
S.R.K merupakan singkatan dari Sasaran, Resiko dan Konsekuensi. Sasaran merupakan sesuatu yang ingin dicapai baik secara individu maupun kelompok. Dalam pencapaian sasaran tentu disertai dengan adanya usaha dan rencana yang matang. Dalam mencapai sasaran tersebut harus detail (Spesific), harus dapat di ukur (Measurable), harus real dan dapat dicapai (Achievable), harus berorientasi terhadap hasil (Result) dan harus memiliki jangka atau batas waktu (Timely). Dalam mencapai suatu sasaran tentu akan ada resikonya. Resiko merupakan akibat yang merugikan dari sebuah proses yang berlangsung, suatu ketidakpasatian dan jika terjadi tidak sesuai dengan yang di kehendaki. Dalam resiko tentu saja akan ada konsekuensi yang di dapatkan baik itu berupa keuntungan maupun kerugian. Konsekuensi merupakan hasil yang akan di dapatkan setelah melakukan suatu kegiatan. Sedangkan berikut adalah S.R.K selama saya 4 tahun di ITK, S.R.K tersebut dibagi menjadi pertahun, yaitu :
Tahun Pertama
Sasaran : Mendapatkan IPS ≥ 3,5 di semester 1 dan 2 , lulus TPB dengan tidak ada mata kuliah yang mengulang, dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan kampus
Resiko : Waktu beristirahat akan berkurang secara drastic, tidak banyak waktu luang untuk bermain, lebih banyak menghabiskan waktu di kampus
Konsekuensi : Jika tercapai akan merasa bahagia dan menjadi kepuasan tersendiri serta dapat membanggakan kedua orang tua. Namun jika tidak tercapai saya akan merasa sedih, maka semester tersebut dijadikan pembelajaran untuk lebih baik lagi kedepannya
Tahun Kedua
Sasaran : Mengikuti PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) serta masuk PIMNAS 2020, mengajukan beasiswa PERTAMINA atau beasiswa Kalimantan Timur Cemerlang
Resiko : Waktu istirahat akan berkurang, pengaturan waktu menjadi lebih buruk, menjadi lebih sibuk
Konsekuensi : Jika tercapai maka saya akan sangat bahagia karena mendapat pengalaman baru dan bisa membanggakan almamater ITK di tingkat Nasional dan dapat membantu orang tua dengan adanya beasiswa. Namun bila tidak tercapai saya akan merasa kecewa dan dijadikan bahan pembelajaran untuk lebih siap di tahun berikutnya
Tahun Ketiga
Sasaran : Bergabung dengan kabinet kementrian hubungan luar dan HIMA TMM, menjadi aslab kimdas, pandai dalam berbahasa Inggris
Resiko : Waktu istirahat akan berkurang, mengganggu perkuliahan dan kegiatan di kampus, semakin sibuk sehingga kesehatan akan menurun
Konsekuensi : Jika tercapai maka kemampuan saya dalam berorganisasi dan kemampuan dalam bidang sosial saya meningkat, pandai berbahasa asing untuk mempermudah tugas akhir bila tergabung dalam riset dosen. Namun bila tidak tercapai saya akan merasa kecewa serta dijadikan pelajaran untuk kedepannya dan berusaha memperbaikinya
Tahun Keempat
Sasaran : Menempuh pendidikan tidak lebih dari 4 tahun, mendapat IPK ≥ 3,7 , mendapatkan gelar S.T
Resiko : Memfokuskan pada semester akhir pada akademik, akan sibuk belajar serta kurangnya waktu untuk kegiatan luar kampus, dan waktu luang akan semakin sedikit bahkan waktu bersama keluarga dan teman akan berkurang juga
Konsekuensi : Jika tercapai akan menjadi kesenangan tersendiri membanggakan kedua orang tua serta dapat melanjutkan pendidikan S2 atau dapat segera bekerja. Namun bila tidak tercapai maka saya akan merasa sedih dan terpukul serta menjadi bahan intropeksi diri untuk terus kuat dan lebih belajar lagi untuk bisa mengejar ketertinggalan saya
Sekian pemahaman yang dapat saya berikan mengenai A.K.U dan S.R.K. Begitulah A.K.U an S.R.K singkat mengenai diri saya, saya selalu berusaha untuk memperbaiki kekurangan yang terdapat dalam diri saya dan tidak menjadikan kekurangan saya sebagai penghalang untuk bisa menjadi yang lebih baik. Harapan saya semoga apa yang saya tulis dapat terwujud dengan baik dengan usaha dan doa kepada Allah SWT. Terimakasih kepada pihak pelaksana LKMM PraTD 4 ITK dan terimakasih kepada pembaca yang telah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel yang saya tulis, mohon maaf apabila ada kekeliruan dalam penulisan kata. Tetap semangat untuk bisa mencapai sebuah mimpi. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Nim : 06181033
Kelas : Musically
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Perkenalkan nama saya Hanifa Noor Eldiana, biasanya saya dipanggil Hanifa ataupun Nifa, saya lahir pada tanggal 2 September 2000 di kota yang dijuluki sebagai kota minyak yaitu Balikpapan. Setelah saya lulus SMK saya melanjutkan pendidikan di salah satu Institut Negeri yang ada di Kalimantan Timur, tepatnya berada di Balikpapan KM 15 Karang Joang. Saat ini saya sebagai mahasiswa ITK dengan program studi Teknik Material dan Metalurgi angkatan 2018. Pada awal perkuliahan sebagai seorang mahasiswa sangat penting untuk menargetkan apa saja yang ingin dicapai selama menjadi mahasiswa. Untuk itu perlu adanya sebuah target guna sebagai acuan dan tolak ukur apa yang harus dilakukan agar dapat mewujudkannya.
A.K.U
Ambisi, Kenyataan dan Usaha
Setelah saya mengikuti LKMM Pra TD- 4 ITK, saya mendapatkan banyak ilmu baru yang berguna bagi saya sebagai seorang mahasiswa untuk mencapai target kedepan selama masa perkuliahan. Salah satu materi yang mengajarkan suatu konsep rancangan kedepannya disebut A.K.U dan S.R.K. A.K.U merupakan singkatan dari Ambisi, Kenyataan dan Usaha. Ambisi merupakan keinginan besar atau hasrat yang kuat untuk mencapai suatu arah atau tujuan tertentu.. Jika ambisi tersebut telah tercapai, maka ia akan merasakan sebuah efek berupa kepuasan tersendiri pada dirinya, akan tetapi jika ambisi tersebut tidak tercapai maka ia akan merasakan efek negatif berupa kekecewaan. Ambisi yang ingin dicapai harus menyesuaikan dengan kenyataan yang ada. Karena kenyataan merupakan suatu kondisi yang nyata suatu kondisi yang benar-benar ada, baik itu dari faktor lingkungan, keluarga, bahkan individu itu sendiri. Dengan kenyataan, seseorang dapat mengetahui faktor yang dapat mendukung dirinya, maupun faktor yang dapat menghambat dirinya dalam mencapai suatu ambisi. Untuk mencapai suatu ambisi tersebut tentunya harus diiringi dengan usaha. Usaha merupakan tindakan yang dilakukan secara nyata oleh seseorang untuk mencapai suatu target. Sekian pemahaman materi A.K.U yang saya dapatkan ketika LKMM Pra-TD 4 ITK. Maka berikut adalah A.K.U dalam jenjang 4 tahun selama saya berkuliah di ITK:
Ambisi : Lolos PIMNAS 2020, magang di Kementrian Hublu di KM ITK, menjadi Mentri Hublu di KM ITK, menjadi aslab Kimdas, pandai berbahasa inggris, menempuh pendidikan tidak lebih dari 4 tahun, memiliki IPK ≥ 3.7 dan menjadi lulusan terbaik Teknik Material dan Metalurgi.
Kenyataan : Masih menyesuaikan diri dengan cara belajar di kampus, masih adanya rasa malas untuk belajar, belum bisa mengatur waktu dengan baik, dirumah masih asik bermain game daripada mengulang materi, canggung untuk terlibat dalam suatu organisasi, masih kurang aktif dalam berorganisasi, masih kurang mengerti berbahasa inggris
Usaha : Menghilangkan rasa malas untuk belajar, mengurangi waktu untuk bermain game, berusaha lebih aktif bertanya baik kepada dosen maupun teman agar cepat beradaptasi dengan cara mengajar dosen, lebih banyak berlatih dan membiasakan diri untuk aktif dalam berorganisasi, lebih banyak lagi mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kimia, berusaha memilah kegiatan yang penting dan tidak penting, belajar lebih giat lagi, sering berlatih dan terus menambah kosa kata berbahasa inggris sesekali belajar sambil menonton dan mendengar lagu berbahasa inggris
S.R.K
Sasaran, Resiko dan Konsekuensi
S.R.K merupakan singkatan dari Sasaran, Resiko dan Konsekuensi. Sasaran merupakan sesuatu yang ingin dicapai baik secara individu maupun kelompok. Dalam pencapaian sasaran tentu disertai dengan adanya usaha dan rencana yang matang. Dalam mencapai sasaran tersebut harus detail (Spesific), harus dapat di ukur (Measurable), harus real dan dapat dicapai (Achievable), harus berorientasi terhadap hasil (Result) dan harus memiliki jangka atau batas waktu (Timely). Dalam mencapai suatu sasaran tentu akan ada resikonya. Resiko merupakan akibat yang merugikan dari sebuah proses yang berlangsung, suatu ketidakpasatian dan jika terjadi tidak sesuai dengan yang di kehendaki. Dalam resiko tentu saja akan ada konsekuensi yang di dapatkan baik itu berupa keuntungan maupun kerugian. Konsekuensi merupakan hasil yang akan di dapatkan setelah melakukan suatu kegiatan. Sedangkan berikut adalah S.R.K selama saya 4 tahun di ITK, S.R.K tersebut dibagi menjadi pertahun, yaitu :
Tahun Pertama
Sasaran : Mendapatkan IPS ≥ 3,5 di semester 1 dan 2 , lulus TPB dengan tidak ada mata kuliah yang mengulang, dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan kampus
Resiko : Waktu beristirahat akan berkurang secara drastic, tidak banyak waktu luang untuk bermain, lebih banyak menghabiskan waktu di kampus
Konsekuensi : Jika tercapai akan merasa bahagia dan menjadi kepuasan tersendiri serta dapat membanggakan kedua orang tua. Namun jika tidak tercapai saya akan merasa sedih, maka semester tersebut dijadikan pembelajaran untuk lebih baik lagi kedepannya
Tahun Kedua
Sasaran : Mengikuti PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) serta masuk PIMNAS 2020, mengajukan beasiswa PERTAMINA atau beasiswa Kalimantan Timur Cemerlang
Resiko : Waktu istirahat akan berkurang, pengaturan waktu menjadi lebih buruk, menjadi lebih sibuk
Konsekuensi : Jika tercapai maka saya akan sangat bahagia karena mendapat pengalaman baru dan bisa membanggakan almamater ITK di tingkat Nasional dan dapat membantu orang tua dengan adanya beasiswa. Namun bila tidak tercapai saya akan merasa kecewa dan dijadikan bahan pembelajaran untuk lebih siap di tahun berikutnya
Tahun Ketiga
Sasaran : Bergabung dengan kabinet kementrian hubungan luar dan HIMA TMM, menjadi aslab kimdas, pandai dalam berbahasa Inggris
Resiko : Waktu istirahat akan berkurang, mengganggu perkuliahan dan kegiatan di kampus, semakin sibuk sehingga kesehatan akan menurun
Konsekuensi : Jika tercapai maka kemampuan saya dalam berorganisasi dan kemampuan dalam bidang sosial saya meningkat, pandai berbahasa asing untuk mempermudah tugas akhir bila tergabung dalam riset dosen. Namun bila tidak tercapai saya akan merasa kecewa serta dijadikan pelajaran untuk kedepannya dan berusaha memperbaikinya
Tahun Keempat
Sasaran : Menempuh pendidikan tidak lebih dari 4 tahun, mendapat IPK ≥ 3,7 , mendapatkan gelar S.T
Resiko : Memfokuskan pada semester akhir pada akademik, akan sibuk belajar serta kurangnya waktu untuk kegiatan luar kampus, dan waktu luang akan semakin sedikit bahkan waktu bersama keluarga dan teman akan berkurang juga
Konsekuensi : Jika tercapai akan menjadi kesenangan tersendiri membanggakan kedua orang tua serta dapat melanjutkan pendidikan S2 atau dapat segera bekerja. Namun bila tidak tercapai maka saya akan merasa sedih dan terpukul serta menjadi bahan intropeksi diri untuk terus kuat dan lebih belajar lagi untuk bisa mengejar ketertinggalan saya
Sekian pemahaman yang dapat saya berikan mengenai A.K.U dan S.R.K. Begitulah A.K.U an S.R.K singkat mengenai diri saya, saya selalu berusaha untuk memperbaiki kekurangan yang terdapat dalam diri saya dan tidak menjadikan kekurangan saya sebagai penghalang untuk bisa menjadi yang lebih baik. Harapan saya semoga apa yang saya tulis dapat terwujud dengan baik dengan usaha dan doa kepada Allah SWT. Terimakasih kepada pihak pelaksana LKMM PraTD 4 ITK dan terimakasih kepada pembaca yang telah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel yang saya tulis, mohon maaf apabila ada kekeliruan dalam penulisan kata. Tetap semangat untuk bisa mencapai sebuah mimpi. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Comments
Post a Comment